Rak Buku Femmy

Menengok bacaan 2012

Posted on: 29 Desember 2012

Setelah absen tiga tahun, pada tahun 2012 ini aku ingin melanjutkan kegiatan merangkum bacaan setahun karena ada beberapa hal yang ingin kucatat.

The Book Depository

Pertama, jumlah buku yang kubaca tahun ini 62 judul–kenaikan drastis setelah selama lima tahun sebelumnya hampir selalu hanya 30-an judul. Kenaikan ini berkaitan langsung dengan perkenalanku pada awal tahun 2012 dengan toko buku online The Book Depository yang menggratiskan ongkos kirim.

Gratis ongkos kirim! Selama ini aku jarang memesan buku dari Amazon karena ongkos kirimnya mahal, hampir setara dengan harga bukunya sendiri. Namun, sejak mengenal The Book Depository, aku bisa lebih leluasa berbelanja buku. Biasanya aku memesan satu per minggu, supaya buku itu bisa selesai kubaca sebelum yang berikutnya datang.

Ternyata, membaca buku yang memang sedang ingin dibaca–bukan sekadar menghabiskan utang bacaan yang menumpuk–sangat meningkatkan kecepatan membaca. Sejak menyadari hal ini, aku memutuskan tidak akan lagi memborong buku, yang hanya akan menumpuk utang bacaan dan menambah beban pikiran. Lebih baik membeli satu per satu dan menikmati setiap buku itu.

Nonfiksi ilmu pengetahuan

Sebenarnya semasa kecil aku senang membaca buku tentang ilmu pengetahuan. Bahkan, menurut ibuku, aku membaca buku pelajaran IPA dari depan sampai belakang seperti buku cerita. Tetapi, setelah berkenalan dengan novel, tampaknya minat bacaku beralih. Meski ketertarikanku pada ilmu pengetahuan tetap ada (sehingga memilih A1 di SMA dan jurusan Teknik Kimia semasa kuliah), aku tak pernah lagi membaca buku dengan tema ini.

Nah, akhir-akhir ini aku sering menemani suami menonton saluran televisi dokumenter. Program tentang ilmu pengetahuan, misalnya Chemistry dan Atom, membangkitkan kembali minatku pada tema ini. Jadi, pada awal tahun ini aku membaca Time’s Pendulum yang sudah lama terlupakan di rak buku, dan ternyata aku masih menikmati nonfiksi seperti ini.

Aku pun mulai mencari-cari buku apa lagi yang kira-kira menarik. Namun, karena nonfiksi biasanya lebih mahal daripada novel, aku harus lebih berhati-hati mencermati tema dan gaya bertutur si penulis, agar tidak salah pilih buku.

Fiksi vs. nonfiksi

Meskipun aku semakin tertarik pada nonfiksi, ternyata secara keseluruhan aku masih lebih banyak membaca fiksi. Nonfiksi yang kubaca hanya 11 judul (18%), sementara 51 judul lainnya (82%) adalah fiksi. Mudah-mudahan tahun depan jumlah nonfiksi bisa lebih banyak.

Untuk fiksi, aku masih sering membaca buku dalam genre favoritku, fantasi, sebanyak 19 judul. Tetapi, kini aku sudah merasa nyaman juga membaca di luar genre ini, membaca 14 judul genre umum, 12 judul fiksi islami (FLP), 4 novel horor, dan 2 cerita silat.

Penulis Indonesia vs. asing

Jumlah buku karya lokal yang kubaca tahun ini sebanyak 21 judul (34%). Lumayan deh. Sebagian besar (12 judul) adalah karya lama teman-teman FLP. Tiga judul lain kupilih karena penulisnya memiliki karya yang pernah dinominasikan untuk Khatulistiwa Literary Award. Aku masih mencoba memanfaatkan nominasi KLA sebagai panduan memilih buku. Di antara tiga itu, dua sangat kusukai, hanya satu saja yang kurang cocok dengan seleraku. Tampaknya tahun depan aku akan mencoba beberapa novel KLA yang lain.

Daftar bacaan 2012 dapat dilihat di sini.

4 Tanggapan to "Menengok bacaan 2012"

Saya sempat kepikiran mau pesan dari Book Depo juga, tapi sempat ragu apakah barangnya betulan sampai atau tidak. Ternyata bisa juga ke Indonesia ya… baiklah, tahun 2013 saya akan coba😀

Selamat mencoba🙂 Semoga semua buku pesanan sampai dengan selamat. Sejauh ini pesanan saya sampai semua.

wah gratis ongkos kirim makasih bu, selama ini saya cuma memakai nintendo ds saya untuk membaca buku novel inggris
http://www.100classicbooks.com/how-to-use-digital-books.html

Sekarang saya juga lebih sering membeli buku digital dari Kobo dan membacanya di e-reader Kobo, berhubung lemari buku di rumah sudah penuh dan saya harus membatasi membeli buku fisik.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip

%d blogger menyukai ini: