Rak Buku Femmy

Menerjemahkan kata ganti orang (Catatan Penerjemahan)

Posted on: 15 Februari 2011

Dalam pembahasan tentang rujukan (hlm. 181-186) di bukunya, In Other Words, Mona Baker menyebutkan bahwa setiap bahasa memiliki pola rujukan yang berbeda-beda. Dalam bahasa yang satu, mungkin cukup menyebutkan nama seseorang satu kali, lalu dalam teks selanjutnya merujuknya dengan kata ganti orang sampai berhalaman-halaman kemudian. Pembaca dalam bahasa itu sudah langsung mengerti siapa yang dimaksud. Namun, ada pula bahasa lain yang harus lebih sering mengulang nama yang dimaksud untuk mengingatkan pembaca.

Dalam penerjemahan dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia, salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah kata he dan she. Kita tidak bisa selalu menerjemahkan kedua kata ini menjadi dia saja, tetapi kadang-kadang harus menggantinya dengan nama tokoh agar rujukannya menjadi jelas. Agar terjemahan tidak terlalu sering mengulang nama, kita bisa juga memanfaatkan kata lain untuk menggantikan rujukan, misalnya:

* Identitas tokoh: gadis itu, si orang tua, kedua orang itu
* Pekerjaan tokoh: sang raja, si pengacara, pencuri itu
* Hubungan antara tokoh: suaminya, anaknya, atasannya, temannya

Kita tidak perlu khawatir bahwa kita tidak mengikuti perujukan dalam bahasa Inggris secara persis. Toh seperti kata teori, setiap bahasa memiliki pola perujukannya masing-masing. Yang penting adalah terjemahan yang dihasilkan jelas dan enak dibaca.

Contoh:
After her father’s death, Mosca‘s eyes had at least earned her a roof over her head. Her uncle, the older brother of her dead mother, was glad to have someone to take care of his accounts and letters. His niece was useful but not trusted, and every night he locked her in the mill with the account book to keep her out of trouble. This evening he had turned the key upon her as usual, without knowing that he was doing so for the very last time. He was now snoring like an accordion amid sweet dreams of grist and fine grain, with no inkling that his niece was loose yet again and embarked upon a desperate mission.

Setelah kematian ayahnya, setidaknya Mosca memperoleh tempat menumpang hidup berkat matanya itu. Pamannya, kakak mendiang ibunya, senang ada yang mampu menangani pembukuan dan surat-menyurat untuknya. Ia menganggap keponakannya itu bermanfaat, tetapi tak boleh dipercaya. Maka, setiap malam ia mengurung Mosca di penggilingan bersama buku pembukuan agar anak itu tidak menimbulkan masalah. Malam ini ia mengunci pintu dan mengurung keponakannya seperti biasa, tanpa mengetahui bahwa itulah terakhir kali ia melakukan itu. Kini ia sedang mendengkur bak akordeon sambil bermimpi indah tentang bulir halus dan serbuk gilingan, tak tahu-menahu bahwa anak itu lagi-lagi berkeliaran dan tengah mengemban sebuah misi nekat.

* Dari blog Catatan Penerjemahan

10 Tanggapan to "Menerjemahkan kata ganti orang (Catatan Penerjemahan)"

Iya, soal kata ganti ini memang kudu teliti. Apalagi juga menyesuaikan dengan konteks kalimat sebelum dan sesudah kata ganti itu.

Mbak, ini cuplikan dari mana? Hehe.. kok jadi penasaran sm ceritanya. Tfs🙂

@bambangpriantono: Iya, harus lihat konteksnya, supaya jelas.

@li4h: Cuplikan dari buku
Fly by Night. (Bukan aku yang menerjemahkan. Kebetulan aku pernah membaca cuplikan bahasa Inggrisnya dan merasa paragraf itu cocok untuk dijadikan contoh.)

Apa kabar Femmy?
Nice to see you again.🙂

Baik, Mbak Ary. Apa kabar, Mbak? Lagi sibuk apa?

femmy said: Baik, Mbak Ary. Apa kabar, Mbak? Lagi sibuk apa?

hehehe, sibuk menyelesaikan terjemahan terakhir sebelum pensiun, Fem🙂

femmy said: Baik, Mbak Ary. Apa kabar, Mbak? Lagi sibuk apa?

ha? mbak ary mau pensiun?

femmy said: ha? mbak ary mau pensiun?

Iya Fem, Insya Allah, tahun ini transisi, dari menerjemahkan ke menulis saja. Sudah mulai jenuh menerjemahkan dan ingin memperbanyak karya sendiri🙂

femmy said: ha? mbak ary mau pensiun?

oh… sip, deh. mudah-mudahan mbak ary makin produktif menelurkan karya.

femmy said: ha? mbak ary mau pensiun?

Amiin. Makasih🙂
Sukses juga untuk Femmy🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip

%d blogger menyukai ini: