Rak Buku Femmy

Cara merintis karier sebagai penerjemah lepas (buku)

Posted on: 30 Oktober 2007

Saya cukup sering menerima email yang menanyakan cara merintis karier sebagai penerjemah lepas (freelance translator), jadi saya pikir-pikir, mungkin ada manfaatnya kalau saran yang saya berikan kepada mereka ditayangkan juga di sini. Mohon dicatat, penjelasan di bawah ini hanya berlaku untuk penerjemah lepas bagi penerbit, alias penerjemah buku. Untuk penerjemah jenis lain, silakan lihat paragraf terakhir.

Nah, langkah pertama untuk menjadi penerjemah buku adalah mengirim lamaran ke berbagai penerbit, yang terdiri atas surat lamaran, CV, dan contoh terjemahan (disertai fotokopi naskah asli yang diterjemahkan). Lamaran bisa ditulis dalam Bahasa Indonesia saja, meskipun tidak dilarang juga kalau mau pakai bahasa sumber. Tidak masalah. Sebaiknya kita memilih penerbit yang menerbitkan buku-buku yang kita minati. Jangan melamar ke penerbit buku bisnis kalau kita tertarik menerjemahkan novel, misalnya.

Dalam surat lamaran, kita menyatakan keinginan untuk bekerja sama dengan penerbit sebagai penerjemah lepas. Sebagaimana surat lamaran lainnya, sebaiknya di sini kita menceritakan hal-hal yang menunjukkan bahwa kita memang mampu menerjemahkan (pengalaman menerjemahkan, pengalaman menulis, nilai TOEFL, kuliah sastra, kursus bahasa, pernah tinggal di luar negeri, pokoknya apa pun yang bisa menunjukkan kemampuan kita).

Sebagai tambahan, kita bisa juga menyebutkan minat dan kelebihan kita sebagai penerjemah. Kemampuan berbahasa asing lebih dari satu tentunya adalah nilai plus. Kita juga sebaiknya menyebutkan jenis buku apa yang kita minati dan bidang apa saja yang kita kuasai, bahkan hobi yang kita dalami. Dengan demikian, penerbit akan memilihkan buku yang sesuai dengan kemampuan kita.

Contoh terjemahan yang disertakan seyogyanya mencerminkan bidang yang kita minati. Pilih buku yang akan menonjolkan kemampuan terjemahan kita. Contoh terjemahan ini tidak perlu banyak-banyak, 5-10 halaman terjemahan juga cukup (A4, Times New Roman 12 pt, 2 spasi). Kalau kagok, ya boleh juga diteruskan sampai 1 bab. Tapi sebenarnya dari 5-10 halaman pun, kualitas seorang penerjemah sudah dapat dinilai.

Buatlah contoh terjemahan sebaik-baiknya sebab, meskipun surat lamaran dan CV bisa memberi gambaran umum tentang potensi kita, tetap saja bukti kemampuan itu terletak pada hasil terjemahan. Keterampilan kita inilah yang dibutuhkan penerbit, bukan gelar atau nilai TOEFL. Kalau sudah pernah ke luar negeri, tetapi hasil terjemahan belepotan, ya tetap saja kita tidak akan diterima sebagai penerjemah lepas. Sebaliknya, meskipun belajar bahasa secara otodidak, misalnya, asalkan hasil terjemahannya bagus, tentunya penerbit akan dengan senang hati memberikan order kepada kita.

Satu hal yang perlu diingat, biasanya penerbit sudah memiliki jaringan penerjemahnya masing-masing, terutama penerbit besar. Kalau mereka punya naskah baru, tentunya mereka akan mengorderkan naskah tersebut kepada jaringan mereka. Kalau mereka memiliki surplus naskah, barulah mereka mencoba para penerjemah baru. Jadi ya mungkin kita harus menunggu cukup lama juga untuk mendapatkan order terjemahan.

Untuk mengatasi hal ini, ada juga kiat lain. Kita bisa saja menawarkan buku kepada penerbit. Barangkali ada buku milik kita yang menurut kita bagus dan layak diterjemahkan, atau kita cari sendiri ke Internet. Nah, contoh terjemahan yang disertakan bisa diambil sekalian dari buku ini. Selain itu, kita juga harus menyertakan evaluasi kita terhadap buku tersebut, yang menguraikan mengapa buku ini layak diterjemahkan, apa saja keunggulannya, keunikannya, mengapa buku ini penting bagi pembaca di Indonesia. Nah, kalau si penerbit tertarik, dia yang akan menguruskan copyrightnya, dan kalau urusan itu beres, secara etika, dia akan mengorderkan terjemahannya kepada kita (tentu saja kalau kualitas terjemahan kita dianggap layak).

Untuk berkarier sebagai penerjemah, kita tidak memerlukan lisensi atau sertifikasi tertentu. Kalau mau, kita boleh saja menjadi penerjemah tersumpah, dengan cara mengikuti tes yang diadakan oleh Pusat Penerjemahan, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia (Tlp: 021-31902112), khusus untuk yang ber-KTP Jakarta. Namun, status tersumpah ini sebenarnya lebih diperlukan untuk penerjemahan hal-hal yang berkaitan dengan hukum, untuk menjamin bahwa terjemahannya memang benar dan sesuai dengan asilnya, sehingga dokumen terjemahannya memiliki kekuatan hukum yang sama dengan teks aslinya.

Satu hal lagi yang perlu diperhatikan adalah selain mencari pekerjaan, kita juga harus mempersiapkan diri menjadi penerjemah. Selain keterampilan kita sendiri, kita juga perlu alat bantu menerjemahkan. Minimal kita harus punya KBBI, kamus Inggris-Indonesia, dan kamus Inggris-Inggris. Selain itu, bergabunglah ke milis bahtera@yahoogroups.com, forum untuk penerjemah dari dan ke Bahasa Indonesia. Internet juga merupakan sumberdaya bagus untuk meriset istilah atau konsep asing yang kita temukan dalam terjemahan kita.

Selain melamar ke penerbit, kita juga bisa mencari order terjemahan ke tempat-tempat lain, seperti perusahaan, stasiun televisi, pengadilan, dan biro penerjemahan luar negeri. Menerima order terjemahan dari biro penerjemahan luar negeri sebenarnya lebih menguntungkan, karena tarifnya bisa 10-20 kali lipat daripada tarif penerbit lokal. Kalau mau menjajaki ini, cobalah kunjungi TranslatorsCafe dan ProZ. Di situ kita bisa memajang profil kita dan mencari jobs yang ditawarkan. Di TranslatorsCafe juga ada beberapa artikel tentang meniti karier dalam bidang penerjemahan.

92 Tanggapan to "Cara merintis karier sebagai penerjemah lepas (buku)"

Mbak’e, ikutan pindahan juga tho…. Yang di Multiply bakalan masih dimaintain apa nggak? Do you prefer I link you here or to Multiply?

Belum ikut pindahan kok. Baru lihat-lihat aja dan coba-coba. Di sini aku suka sih Pages dan Categories-nya yang bisa pakai hierarki, tapi di Multiply aku udah banyak temen🙂 Jadi kayaknya masih di MP aja dulu, link-nya ke sana aja. Kalaupun yang WP ini dipake, mungkin bakal cross-post (kalau bisa).

oke dehhh…. kalo udah bisa di cross-post, bilang ya!

thank’s mbak atas infonya… saya juga lagi mencari pekerjaan sebagai penerjemah freelancer, tetapi dari bahasa mandarin ke indonseai. karena untuk sementara ini pekerjaan ku adalah sebagai penyiar radio yang mentrejemahkan kedua bahasa ini. nah kira” gimana ya bagusnya untuk memulai karir di bidang ini…
need help n support.. thank’s

Saya kurang mengenal bidang penerjemahan bahasa Mandarin. Yang pasti, kalau mau menerjemahkan buku berbahasa Mandarin, tentunya harus cari penerbit yang menerbitkan buku terjemahan dari bahasa ini, misalnya Elex Media Komputindo yang menerjemahkan komik Mandarin, atau beberapa penerbit cerita silat yang sedang giat lagi menerjemahkan novel genre ini. Di luar itu, saya tidak tahu juga. Mungkin bisa memantau milis Bahtera, rasanya sudah pernah ada beberapa email lowongan penerjemah Mandarin-Indonesia, atau memantau lowongan kerja di koran, barangkali ada perusahaan yang mencari in-house translator.

thank’s banget ya mbak.. atas infonya
soalnya kalo buku mandarin kayaknya banyak juga, apalagi kalo yang filsafah dan lain”.

halo, Femmy salam kenal ya. Kebetulan saya emang penterjemah tapi orderannya personal gitu deh jadi belum berpengalaman dengan internetan. Saya juga gak terlalu bisa komputer tapi niat banget buat belajar karena saya memang senang nerjemahin apalago kalau bisa jadi sumber mata pencaharian yang lumayan…. Terima kasih tipsnya ya…ngebantu banget dech. Kebetulan tahun lalu sempet bikin translation agency tapi gak jalan, padahal sempat dapat klien. Kalau sendiri sebenarnya agak gak pedhe karena terus terang agak gaptek saya, maklum udah rada berumur. Kalau ada orderan cipratin saya ya… kebetulan kerjaan saya guru jadi men-translate akan banya ngebantu saya juga dalam pekerjaan….makasih

salam kenal juga, bu intan. alhamdulillah kalau membantu. profesi penerjemah memang mengasyikkan! semoga sukses ya bu.

Assalamualaikum, Mbak Femmy, kebetulan saya lagi nyari-nyari info buat jadi penerjemah dan ketemu artikel Mbak ini. Tips dan triknya akan saya coba! Makasih banyak ya Mbak. ^^

Wa’alaikumsalam, Cici. Semoga berhasil ya…

wah mba femmy, thx bgt atas info yg kamu berikan, soalnya aku juga lagi cari link dan cara kirim cv ke penerbit2, aku tertarik jd penerjemah komik atau novel mand-ind, lagi mulai banting setir dari dunia mengajar ke penerjemah

Terima kasih kembali, Deana. Semoga sukses banting stirnya ya…

Mbak Femmy

Saya minta info mengenai pembahasan terjemahan yang setiap tanggal 15 , linknya kemana ya

thx mba femmy, oh ya mba ada multiply juga ya? alamatnya apa? nanti aku add mba deh, seneng juga kalo tambah teman yg sama2 suka menerjemahkan🙂

Alamatku femmy.multiply.com
Kutunggu di sana🙂

Ass Mba Femmy,

Salam kenal.
Punya tips untuk meningkatkan kualitas terjemahan ga Mba?
Saya kok merasa kualitas menerjemahkan saya tidak berkembang ya dan selalu kurang memuaskan sehingga saya ga pede lagi untuk cari order terjemahan baik ing-ind atau sebaliknya.
padahal saya suka lho nerjemahin.
Sekalian ya Mba, tolong info kursus peterjemah kalu punya🙂

Terima kasih banyak Mba,

Wa’alaikumsalam, Lia. Salam kenal juga.

Selain terus berlatih dengan terus praktik, cara meningkatkan kualitas terjemahan yang paling bagus memang kalau ada penerjemah lain yang bisa memeriksa terjemahan kita dan menunjukkan apa saja kekurangannya.

Selain itu, mungkin bisa juga kita memanfaatkan buku terjemahan yang sudah terbit. Kita cari teks aslinya, coba terjemahkan sendiri, bandingkan dengan terjemahan yang sudah ada, lalu analisis perbedaannya.

Saya kurang tahu juga soal kursus, tetapi ada D-3 Penerjemahan di Universitas Terbuka, dan S2 yang berkaitan dengan penerjemahan di UI, Unpad, dan Gunadarma.

Semoga membantu ya.

ass.mba femmy..

alhamdulilah setelah lama mencari artikel-artikel tentang penerjemahan saya bisa menemukan info dari mbak femmy.. sudah lama saya ingin menjadi seorang penerjemah tapi selalu hanya diangan-angan.. saya bingung apa yang mau saya terjemahkan, bagaimana mencari order untuk diterjemahkan.. dimana saya bisa mencari lowongan penerjemah dan apa yang dimaksud dengan penerjemah tersumpah? bagaimana kita mendapatkan sertifikat sebagai penerjemah tersumpah?? thanks..

wa’alaikumsalam, syukur,

Untuk mencari order dari penerbit, coba ikuti langkah-langkah yang diuraikan di atas. Untuk mencari order dari tempat lain, coba gabung dengan situs-situs yang saya sebutkan di atas. Selain itu, bergabunglah dengan milis Bahtera. Di sana kadang-kadang ada pengumuman lowongan penerjemah.

Penerjemah tersumpah adalah penerjemah yang lolos ujiannya dan kemudian disumpah oleh gubernur DKI. Untuk keterangan lebih lanjut, coba hubungi Pusat Penerjemahan di UI, yang nomor teleponnya sudah saya cantumkan di atas.

Semoga sukses ya.

mohon maaf baru menanggapi.Apakah penerjemah tersumpah itu cuma berlaku bagi warga DKI saja? Karena saya juga ingin,tapi saya berdomisili di Provinsi Kalimantan Selatan

Saat ini sudah tidak ada ujian penerjemah tersumpah, baik untuk warga DKI atau warga Indonesia lain. Sudah digantikan oleh Tes Sertifikasi Nasional yang diadakan oleh Himpunan Penerjemah Indonesia. Peserta yang lulus tes akan menjadi penerjemah besertifikat (certified translator). Informasi tentang TSN 2015 bisa dilihat di sini. Informasi tentang TSN 2016 dapat ditanyakan langsung ke sekretariat HPI.

Ass mba,
Lia lagi nih🙂
Thanks ya Mba untuk tips nya.
Kayaknya saya masih harus banyak belajar ya.
Kapan-kapan boleh minta Mba koreksi
terjemahan saya 1 atau 2 alinea saja?
Tentunya kalau Mba ada waktu.

Makasih ya Mba,
Wss.

Mbak Femmy, bisa tolongin saya mencari order terjemahan karena saya ingin sekali menjadi penerjemah. Terima kasih mbak atas jawabannya nanti

Evita, coba saja ikuti langkah-langkah yang saya uraikan di atas. Maaf, saya tidak bisa mencarikan order, soalnya saya juga tidak tahu kondisi naskah yang ada di penerbit seperti apa. Saya pun biasanya hanya menunggu order dari penerbit. Kalau mereka sedang membutuhkan penerjemah, mereka yang menghubungi saya.

Semoga berhasil ya.

Mbak Femmy, trims untuk tipsnya, kebetulan saya sedang membantu adik saya yang ingin mencari pekerjaan yang bisa dilakukan di rumah karena punya bayi, salah satunya sebagai penerjemah buku.
salam.
Selly

Mbak Selly, terima kasih kembali. Semoga adik Mbak berhasil menjadi penerjemah. Semoga sukses!

femmy,
tipsnya very helpful
lagi pengen lbh serius jd penerjemah
dan memng slama ini menganggp sworn translator punya nilai lbh
tapi klo memng tdk perlu, I guess we could juz go on w wat we hv ya?
tx, n glad to know u

nita, alhamdulillah kalau artikel di atas membantu. semoga sukses jadi penerjemah ya…

mbak femmy, boleh tanya ya, penerbit apa aja yang menerima terjemahan, bisa skalian minta alamat email atau situsnya, kalau mbak femmy tahu, thanks before ya mbak…..

Klien saya cuma dua, Gramedia dan Mizan. Situsnya http://www.gramedia.com dan http://www.mizan.com, dan alamatnya redaksi@gramedia.com (kalau ngga salah), dan info@mizan.com. Kalau penerbit lain, saya kurang tahu juga ya.

mkasih ya mba, trus kalau kita mau masukin apply lwt email ke penerbit itu, bisa sih nggak mbak?

Mesti tanya ke penerbitnya masing-masing. Kesukaan setiap editor beda-beda sih.

hallo mbak,…kenalin, saya lina guru mandarin. ingin join nih kalo ada low mandarin mau dunk, baik itu translator buku komik, guru mandarin atau guru lagu mandarin. thanks yah..contact: 081383854555 lina wang

Assalamualaikum…salam kenal, mba makasih ya atas tips untuk menjadi penterjemah. Akhirnya ketemu juga jalan gimana jadi penterjemah. Mba saya suka banget sama anime jepang, juga buku anak2 dan ehon nya, isinya simple tapi mendidik. Sepertinya akan menjadi pekerjaan yang sangat menyenangkan ^_^ arigatou….

mbak lina, coba aja gabung ke milis bahtera. kadang-kadang di sana ada pengumuman lowongan penerjemah. kalau guru mandarin sih ngga ada.

mbak ela, wa’alaikumsalam dan salam kenal. mudah-mudahan berhasil menerjuni bidang ini ya.

ass. wr. wb
halo, mbak Femmy, namaku Indah. Makasih ya atas tips-nya, benar-benar bermanfaat banget loh menurutku. Mbak, aku ada beberapa pertanyaan nih, tlg dijawab ya.
aku kan tinggal di Sby, kalo ingin melamar jd translator buku, apa hrs melalui kantor penerbit yang ada di pusat atau cukup ke kantor cabangnya saja? trus kalau aku mau menawarkan buku yang menarik, apa hrs menyertakan seluruh hasil terjemahannya atau cukup beberapa halaman saja? thanx ya, mbak. Tlg dijawab, soalnya it means a lot for me.

wa’alaikumsalam wr wb, indah

mungkin tergantung kantor cabangnya itu mengurus apa saja, apakah hanya menangani pemasaran dan distribusi, atau ada redaksinya juga. kalau ada redaksinya juga, apakah menangani buku terjemahan juga. tapi, menurutku sih, paling aman kirim lamaran ke kantor pusatnya saja.

untuk menawarkan buku, contoh terjemahan cukup beberapa halaman saja. tapi, kita juga harus menyertakan evaluasi kita tentang buku itu, supaya penerbitnya tertarik menerbitkannya. dalam evaluasi itu, sebaiknya disertakan sinopsis dan daftar isi.

semoga membantu ya…

wah…saya jadi terinspirasi untuk masuk dunia penerjemah setelah membaca artikelnya mba femmy. makasih ya mba. sebelumnya saya juga pernah translate beberapa artikel, dapet order dari teman, tapi untuk melamar jadi penerjemah masih belum PD.

reta, terima kasih sudah berkunjung ke sini. semoga sukses mendalami dunia yang mengasyikkan ini ya.

Mbak femmy sebelumnya saya ucapkan terima kasih sebanyakkkk banyaknya. Artikel mbak ini sangat memberi inspirasi.
Sebelumnya saya menerjemah hanya sekedar membantu teman – teman, itu pun gak banyak.
Setelah membaca artikel dari mbak ini saya jadi tertarik belajar lebih dalam lagi dan terjun ke dunia penerjemahan. Terus terang kemampuan bahasa Inggris saya masih kurang. Tapi saya akan berusaha semampu saya.

Mbak saya mau tanya, untuk artikel yang dikirimkan ke penerbit itu artikel seperti apa? Sebelumnya, saya berangan – angan kalau benar saya bisa jadi penerjemah saya ingin menerjemahkan buku cerita fiksi atau novel. Tapi saya tidak mempunyai referensi buku atau novel seperti yang sudah mbak sebutkan.
Kalau artikel yang akan saya kirim adalah artikel lepas dari internet, seperti dari wikipedia misalnya, apa bisa, mbak ??

Terus, latar belakang pendidikan saya adalah teknik elektronika. Untuk pendidikan bahasa Inggris hanya saya tempuh di bimbingan belajar dan kursus. Jadi, Bagai mana peluang saya?

Sekali lagi terima kasih mbak femi

Citra, contoh terjemahan untuk penerbit boleh apa saja, artikel wikipedia pun boleh, tetapi sebaiknya sesuai dengan keinginan kita ingin menerjemahkan buku apa. Contoh terjemahan bisa diambil dari novel apa saja kok, yang sudah terbit terjemahannya pun nggak apa-apa. Novel hanya harus dipilih kalau kita ingin menawarkannya ke penerbit.

Latar belakang nggak masalah kok. Saya sendiri dulu kuliah teknik kimia, dan tak pernah belajar bahasa Inggris di luar sekolah biasa. Saya banyak belajar dari membaca buku dan menonton film, dan ini menurut saya adalah cara yang bagus untuk meningkatkan kemampuan bahasa kita. Jadi, peluang tetap terbuka bagi siapa saja yang mampu.

bagaimana cara mendapatkan order terjemahan secara online atau dengan organisasi mana saya bisa gabung ?

Coba bergabung dengan ProZ dan Translatorscafe. Gabung juga dengan milis Bahtera, kadang ada pengumuman lowongan pekerjaan. Selain itu, milis Bahtera juga suka mengadakan loka karya penerjemahan. Gabung juga dengan Himpunan Penerjemah Indonesia.

Mbak femmy, salam kenal.

Sy tertarik sekali menjadi penerjemah, tapi sy bener2 orang baru, jd mungkin di CV sy blm banyak yg bs dibanggakan. Modal utama sy sepertinya cuma hobi.🙂
Yg sy mau tanya, kalau contoh terjemahan kt bagus, tp CV kurang meyakinkan kira2 bakal dipertimbangkan oleh penerbit atau enggak ya mbak?

Makasih byk..

Tentu saja dipertimbangkan. Saya sendiri lebih percaya pada contoh terjemahan daripada CV. Jadi, jangan takut melamar! Yang penting, asah terus keterampilan menerjemahkan!

Oke, trimakasih mbak. Mau tanya lg nih. Kalo sampel terjemahannya adl buku terjemahan yg sdh terbit versi indonesianya bisa ga ya? Apa nanti tdk dianggap ‘hanya mengubah sedikit’ hasil terjemahan yang sdh diterbitkan?

Kalau memang tidak menghasilkan terjemahan yang berbeda dengan yang sudah ada, sebaiknya pilih buku yang belum ada terjemahannya saja untuk contoh terjemahan.

Assalamualaikum…
Sebelumnya saya ucapkan kepada mbak terima kasih sebanyak banyaknya. Artikel mbak yang di atas benar-benar membangkitkan kembali semangat saya, semangat yang telah tertidur sekian lama, sehingga saya merasa kebingungan dalam hidup ini, hidup yang tanpa gairah untuk bangkit. Bangkitlah! langkahkan kaki maju ke depan, menuju dunia yang kamu inginkan. Mbak, saya adalah mahasiswa tingkat 1 Al-azhar Cairo. Saya sangat tertarik dengan dunia penerjemahan, umumnya dunia tulis menulis. Pada musim panas tahun ini, Al-azhar meliburkan anak didiknya selama beberapa bulan. Saya mau minta saran nih mbak, bolehkan? Saya berkeinginan untuk menterjemahkan salah satu buku, tapi saya kan masih tingkat satu. jadi, baiknya gimana ya mbak?…
Terima kasih,
Wassalamualaikum…

Wa’alaikumsalam, Ayip,

Kalau sudah yakin dengan kemampuan menerjemahkan, coba saja tawarkan buku itu kepada penerbit, sesuai dengan petunjuk yang saya uraikan di atas. Sebagai orang yang berada di Cairo, tentunya Ayip punya akses ke berbagai buku yang mungkin luput dari perhatian editor di Indonesia kan?

Soal status sebagai mahasiswa tingkat 1, tidak perlu terlalu dirisaukan. Saya sendiri mulai menerjemahkan untuk Gramedia saat masih tingkat 1 kok. Waktu itu saya coba mengerjakan tes yang diberikan, dan ternyata lolos. Seperti saya bilang, yang penting adalah hasil terjemahan! Kalau terjemahan kita bagus, penerbit tidak peduli soal status kita apa.

Kalau masih belum yakin dengan kemampuan menerjemahkan, coba saja minta teman yang lebih ahli berbahasa Arab dan Indonesia untuk memeriksa dan memberi masukan.

Selamat mencoba dan semoga sukses ya!

wassalam

Mbak femmy, terima kasih utk saran mbak sebelumnya. Skrg saya mendapat panggilan dr 1 penerbit, tp karena ini pengalaman pertama saya jd agak gugup. Kira2 apa saja ya mbak yg akan dibicarakan? Ada saran?
Makasih byk nih mbak

Wah, saya belum pernah tuh dipanggil penerbit saat melamar menjadi penerjemah. Kalau melamar menjadi editor sih pernah. Sekali untuk menjadi editor suatu buku, penerbitnya menelepon dan tak disangka-sangka menguji pengetahuan saya tentang tata bahasa Indonesia dan EYD. Untung saya ngga blank sama sekali🙂

Sekali lagi untuk menjadi editor paruh-waktu, dan waktu itu kami hanya mengobrol santai tentang dunia perbukuan, tidak terkesan wawancara sama sekali.

Dua contoh yang bertolak belakang ya? Tapi, saya kira yang dihadapi Salsabila nanti tidak akan jauh-jauh dari dunia bahasa dan perbukuan.

Mbak femmy, ini saya lagi. Maaf mau tanya lagi sedikit.
Seperti kata mbak, kami tadi hanya ngobrol ringan tentang dunia perbukuan, dan membicarakan tentang kontrak kerja sama. Penerbit itu menawarkan tarif Rp 8/karakter tanpa spasi. Menurut mbak femmy, tarif segitu untuk pemula wajar atau tidak?

Terima kasih sekali.

Tarif segitu untuk pemula sepertinya wajar. Tapi, jangan lupa minta kenaikan tarif kalau sudah beberapa kali mendapat order🙂

Assalamuallaikum mbak Femmy, he he bener2 tulisan yang membangkitkan semangat. Saya pernah mencoba untuk apply di penerbit tapi ga lolos. Ternyata, walau hobi membaca novel belum tentu juga ya mbak bisa menerjemahkan novel dengan baik. Saya jadi ingat nasehat dosen saya dulu bahwa untuk menerjemahkan kita harus luwes terlebih lagi novel. Kira2 apa ya mbak yg perlu dilakukan agar tidak kaku dalam menerjemahkan? Terimakasih dan salam kenal.

Wa’alaikumsalam, Ika. Memang, saat menerjemahkan, kita harus bisa melupakan kalimat aslinya sejenak, tangkap saja maknanya dan tuliskan ulang dalam bahasa Indonesia yang wajar. Pokoknya, coba dipikirkan saja, bagaimana kira-kira cara orang Indonesia mengungkapkan makna seperti itu. Susah-susah gampang, memang.

Untuk mengasah kemampuan itu, perbanyak bacaan berbahasa Indonesia asli, serta perhatikan struktur kalimat dan kosakata yang umum digunakan.

Untuk berlatih, coba saja terjemahkan satu bab novel yang sudah diterjemahkan. Cari teks aslinya di internet. Setelah itu, coba bandingkan hasil terjemahan sendiri dengan terjemahan lain. Perhatikan apa saja perbedaannya, yang besar maupun kecil. Kadang-kadang hal-hal kecil seperti penambahan kata “yang”, “ternyata” “lah” atau pemindahan frasa keterangan waktu dan tempat, bisa membuat suatu terjemahan lebih enak dibaca.

Selamat berlatih, ya.

Wah terimakasih ya mbak femy, sarannya bener2 top bangets deh. Sekarang jadi semangat lagi deh… o ya mbak kalo ingin apply untuk penerjemah buku2 non fiksi kaya buku motivasi misalnya, kira2 ada saran ga mbak penerbit yang bisa di apply? Terimaksih ya mbak sebelumnya.

Karena saya jarang membaca buku motivasi, jadi kurang tahu juga ya penerbit mana saja yang menerbitkan buku jenis itu. Paling saya tahu Gramedia dan Kaifa. Coba Ika kunjungi toko buku ke bagian itu, lalu catat penerbit mana saja yang menerjemahkan buku jenis itu, lalu layangkan lamaran ke penerbit-penerbit tersebut.

Assalamuallaikum mbak Femmy, terima kasih sekali atas tips dan sarannya…. saya memang sudah lama ingin serius menjadi penerjemah terutam buku atau novel fiksi, hanya bekum tau caranya… rupanya niat semalam untuk mencari info langsung terjawab pagi ini… alhamdulillah.
Selama ini saya menerima order terjemahan dari keluarga yang kantornya memerlukan dokumen untuk diterjemahkan…. kalau melamar ke biro2 penerjemah…. belum dapat… saya jd kurang PD.
Ada saran supaya kita yakin dengan terjemahan kita?
terima kasih

Wa’alaikumsalam, Vania.

Kita bisa yakin kalau kita tahu terjemahan kita bagus. Untuk tahu terjemahan kita bagus atau ngga, kita harus cari feedback dari orang lain. Mungkin minta komentar dari kantor yang selama ini dokumennya diterjemahkan oleh Vania. Kalau bisa minta feedback dari biro penerjemah (tapi mungkin mereka sibuk).

Cara lain adalah menerjemahkan materi yang sudah ada terjemahannya. Nanti terjemahan kita dan terjemahan satu lagi dibandingkan. Dari situ kita bisa tahu apa saja perbedaannya dan apakah terjemahan kita sudah sebaik terjemahan orang lain (jadi, tentu saja harus mencari pembanding yang baik, misalnya cari buku yang terjemahannya dipuji pembaca).

Mudah-mudahan setelah mengevaluasi diri, Vania bisa lebih yakin, selain juga terus meningkatkan keterampilan menerjemahkan.

Mbak Femmy. minta saran donk kalo misalnya belum berpengalaman alias baru mau nyoba sebagai penerjemah freelance bagaimana??

Trus penerjemah freelance itu kerja di rumah atau di kantor?karena saya sedang cari side job yg kerja di rumah..

TQ

Ellen, kalau memang sudah yakin dengan kemampuan kita menerjemahkan, langsung saja layangkan lamaran ke penerbit. Kalau belum yakin, tentunya harus meningkatkan kemampuan dulu.

Penerjemah freelance biasanya bekerja di rumah (saya juga di rumah). Komunikasi dengan klien bisa dilakukan lewat email. Bahan terjemahan pun bisa dikirim lewat internet, kecuali bahan buku yang biasanya dikirim per pos.

Asalamualaikum…….
makasih banyak mbak atas infonya. . . saya memang sudah lama bermimpi jadi penerjemah sejak masih di SMA. infonya bermanfaat sekali. thank banget ya mbak. slam kenal, Yeni.

Wa’alaikumsalam… Terima kasih juga sudah berkunjung ke blog ini. Semoga mimpinya segera terwujud, ya…

mbk femmy, thx bgt infonya. sering2 y mbk, he… aq jg pengen jd penerjemah freelance inggris – indonesia. sblmnya aq jd penerjemah buku kuliah. tp pengen beralih ke novel, soalnya aq minat bgtz… caranya apa langsung kirim k penerbit y mbk? ada saran g mbk penerbit yg mn yg hrs aq dktin…. thx b4…

iya, hanny, langsung kirim aja ke penerbit. soal penerbit mana, saya sendiri ngga punya daftar penerbit, jadi ngga bisa membantu soal itu. tapi coba survey di toko buku, ada penerbit apa saja yang kira-kira memerlukan penerjemah. bisa juga survey di internet. pilih penerbit yang menerbitkan buku yang sesuai dengan minat hanny. selain itu, boleh juga coba penerbit-penerbit kecil yang kemungkinan belum memiliki banyak penerjemah langganan. mencoba mengirim lamaran ke penerbit besar, seperti Gramedia misalnya, boleh juga dicoba, tetapi penerbit besar terkenal sulit ditembus oleh penerjemah baru karena biasanya sudah memiliki penerjemah langganan cukup banyak. good luck, ya…

alhamdulillah! akhirnya menemukanmu mbak hehehe
makasih infonya ya mbak.
mbak, ada ide untuk terjemahan Prancis-Indo? aku hobi banget soal itu tapi belum beruang. kutunggu jawaban n lain lainnya.

Adi, maksudnya ide apa ya? Ide buku apa yang diterjemahkan? Ide penerbit yang mau menerbitkan terjemahan dari buku Prancis?

nb: nyambung pertanyaan sebelumnya.
yups! anda benar. ya itu semua mbak. mbak Femmy bisa bantu ya. merci.

Wah, kayaknya saya ngga bisa bantu terlalu banyak. Saya ngga bisa bahasa Prancis, jadi ngga tahu buku Prancis apa yang bagus. Mestinya Adi lebih tahu, kan? Adi suka membaca buku bahasa Prancis?

Untuk pertanyaan kedua, saya juga bukan ahli perbukuan, jarang mengamati buku terjemahan apa saja yang diterbitkan di Indonesia, tidak tahu pula buku-buku itu berasal dari bahasa apa. Mungkin Adi bisa langsung survei ke toko buku dan lihat penerbit mana yang menerbitkan terjemahan buku Prancis.

Atau, tanyakan saja langsung ke penerbit, yang alamatnya tentu bisa di-Google sendiri ya. Di Facebook banyak tuh.

Mbk femmy,trma kasih skali panduannya. Sy ibu 1 anak yg berpikir utk bikin home office,kadang2 sy trma orderan terjemahan,tp ga banyak. Kalau jd penerjemah utk textbook,apakah jg tepat masuk ke milis bahtera itu?tks.

Menurut saya, milis bahtera sangat bermanfaat untuk semua jenis penerjemah. Dicoba aja dulu menjadi anggota, supaya bisa menilai sendiri manfaatnya.

wah… bagus buk. terima kasih artikelnya..
saya juga mulai belajar nerjemah ni. dr arab ke indo..
sekarang baru ada satu buku yang saya garap, moga dalam waktu dekat ini bisa rampung.

* btw, nerjemah emang ada keasyikan tersendiri.. buat yg baru mulai keyak saya, pastilah cukup “kikuk”. jadi harus banyk buka ini itu.. hehehehe.
tapi saya juga makn tertantang buat gitu.
salam kenal semua..

aad, terima kasih sudah berkunjung ke sini. mudah-mudahan seiring jam terbang bertambah, menerjemahkannya ngga terasa kikuk lagi.

tapi, soal buka ini-itu, saya juga tetap sering kok. apalagi dipermudah dengan adanya kamus dan ensiklopedia online, makin sering lagi. itu sih pekerjaan sehari-hari penerjemah, baik pemula maupun kawakan.

wah mbak femmy sabar skali jawab semua pertanyaan. brarti emang tulisan mbak ngasi banyak info ke pembacanya ya. termasuk saya nih hehe. thanks for writing this piece mbak. berguna banget. sukses ya!

febby, terima kasih komentarnya. saya berharap akan terus diberi kesempatan untuk menjawab pertanyaan. kadang suka ada yang terlewat juga. sukses juga, ya.

Mba Femmy, apakah ada alat bantu menerjemahkan (semacam software) yang cukup baik untuk membantu proses menerjemahkan?. Terimakasih atas jawabannya.GBU

Ada. Saya biasa menggunakan SDL Trados, Idiom Workbench, atau Wordfast. Silakan meng-google untuk mencari informasi tentang ketiga software ini dan cara kerjanya, tapi kalau ada yang tidak jelas, silakan tanya lagi.

makasih bgt ya mba Fem…infonya, ntar saya Googling deh…:)

mbak femmy..
senang sekali saya nemu tulisan ini..membantu banget!
saya juga sedang dalam proses menerjemahkan excerpt dr sebuah novel untuk diajukan ke penerbit (persis dg poin ke2 dlm tulisan mbak).
kira2, apa mbak kberatan kalo saya minta tolong mbak buat jd proofreading sekaligus mmberi masukan buat trjemahan saya?
dari yg telah saya trjemahkan (saya pemula banget di bidang ini), saya biasanya cuma minta tolong pada teman saya untuk membacanya..
makasih sbelumnya ya mbak..
hampir lupa, salam kenal mbak femmy..sukses trus dg keluarga dan kerjaannya..🙂

Kalau jadi proofreader, mungkin tidak sempat. Tapi kalau cuma membaca dan memberi masukan, insya Allah bisa. Kirim saja ke alamat emailku ya.

*hehe..salah ngomongnya..proofreader maksud saya..

Assalamualaikum, mbak Femmy. Hello again, mbak. Aku Trias. Mau tanya mbak, klo mau jadi anggota di milis bahtera caranya gimanya? apa aku harus kirim email ke alamat bahtera@yahoogroups.com? aku pengen tanya2 tentang hasil terjemahanku, apa mbak Femmy keberatan klo aku minta alamat emailnya? Thanx a lot!

Wa’alaikumsalam, Trias. Untuk menjadi anggota milis, kirim email kosong ke bahtera-subscribe@yahoogroups.com

Alamat emailku ada di halaman Tentangku.

Assalamuaikum. Ini aku lagi, mbak. Kemarin wkt buka2 internet aku liat iklan tentang Himpunan Penerjemah Indonesia (HPI). Mau tanya lagi, klo mau gabung di HPI apa bisa ya mbak? Apakah caranya sama, aku harus kirim email juga? Coz aku pengen banget tau info2 tentang penerjemahan dan pengen banget jadi penerjemah lepas. Last but not least, thanx a lot 4 ur help, mbak. Sukses dan sehat slalu, amin ya rabbal alamin!

Informasi tentang HPI bisa dilihat di http://www.hpi.or.id. Di situ cukup lengkap kok.

Miss Femmy, I’m a former English teacher and an amateur who’s searching a way back to become a part-time translator, and this is just the blog I need. Thank you very much for sharing the info🙂 God bless you always!

Mr Budisanto, thank you for visiting my blog. I hope you’ll find your way to your wish to become a translator!

penerbit mana aja ya yg bisa dimasukin?

Semua penerbit yang menerbitkan buku terjemahan pasti membutuhkan penerjemah lepas, jadi silakan mengirim lamaran ke penerbit-penerbit tersebut. Penerbit yang sedang mencari penerjemah baru secara khusus kadang mengumumkan lowongan ini di forum penerjemah, seperti milis Bahtera atau grup HPI di Facebook, jadi ada baiknya bergabung dengan forum seperti ini dan memantau kalau-kalau ada pengumuman lowongan.

Silakan baca tanya jawab lain tentang mengirim lamaran di sini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip

%d blogger menyukai ini: