<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar untuk Rak Buku Femmy</title>
	<atom:link href="http://femmys.wordpress.com/comments/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://femmys.wordpress.com</link>
	<description>Buku, buku, buku, dan lain-lain</description>
	<lastBuildDate>Tue, 24 Nov 2009 19:34:01 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Komentar di Cara menjadi penerjemah oleh Mery</title>
		<link>http://femmys.wordpress.com/my-translations/cara-menjadi-penerjemah/#comment-198</link>
		<dc:creator>Mery</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Nov 2009 19:34:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://femmys.wordpress.com/my-translations/cara-menjadi-penerjemah/#comment-198</guid>
		<description>Ok mbak, terima kasih atas saran-sarannya. ^^

Saat ini saya sedang menerjemahkan novelnya Johanna Lindsey. 

*Masih menimbang-nimbang harus mengikuti saran yang mana...*  :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ok mbak, terima kasih atas saran-sarannya. ^^</p>
<p>Saat ini saya sedang menerjemahkan novelnya Johanna Lindsey. </p>
<p>*Masih menimbang-nimbang harus mengikuti saran yang mana&#8230;*  <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Cara menjadi penerjemah oleh femmy</title>
		<link>http://femmys.wordpress.com/my-translations/cara-menjadi-penerjemah/#comment-197</link>
		<dc:creator>femmy</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Nov 2009 02:14:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://femmys.wordpress.com/my-translations/cara-menjadi-penerjemah/#comment-197</guid>
		<description>Soal panjang kalimat, kita memang perlu menganalisis dulu, apakah itu memang bagian dari gaya bahasa pengarang, atau sekadar struktur bahasa Inggris biasa. Soalnya, dalam bahasa Inggris, anak kalimat sering ditaruh di tengah-tengah, yang bisa kita pindahkan ke depan atau ke belakang supaya lebih enak dibaca dalam bahasa Indonesia. Lalu, kalau dalam bahasa Inggris kalimat panjang itu tidak membingungkan, maka dalam bahasa Indonesia pun kalimatnya tidak boleh sampai membingungkan pembaca, kalau perlu dipenggal-penggal. Nah, kalau dalam bahasa aslinya kalimatnya memang dipanjangkan untuk mencapai efek tertentu, misalnya memang harus membingungkan, atau menggambarkan tokoh yang suka bertele-tele, atau hal lain, ini tentu harus dipertahankan. Intinya mah, tergantung konteks :)

Soal logat, ada teori bahwa logat dalam bahasa asli bisa diganti dengan logat di bahasa sasaran. Misalnya, diubah menjadi logat Betawi, atau Madura, atau logat lain. Menyelipkan kata-kata asing sepertinya bukan pilihan yang tepat, soalnya ntar pembaca kita ngga ngerti apa yang dibicarakan. Pilihan terakhir, diterjemahkan apa adanya, tapi ditambahkan penggambaran, mis: dia berbicara dalam logat Skotlandia.

Mery sedang menerjemahkan apa?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Soal panjang kalimat, kita memang perlu menganalisis dulu, apakah itu memang bagian dari gaya bahasa pengarang, atau sekadar struktur bahasa Inggris biasa. Soalnya, dalam bahasa Inggris, anak kalimat sering ditaruh di tengah-tengah, yang bisa kita pindahkan ke depan atau ke belakang supaya lebih enak dibaca dalam bahasa Indonesia. Lalu, kalau dalam bahasa Inggris kalimat panjang itu tidak membingungkan, maka dalam bahasa Indonesia pun kalimatnya tidak boleh sampai membingungkan pembaca, kalau perlu dipenggal-penggal. Nah, kalau dalam bahasa aslinya kalimatnya memang dipanjangkan untuk mencapai efek tertentu, misalnya memang harus membingungkan, atau menggambarkan tokoh yang suka bertele-tele, atau hal lain, ini tentu harus dipertahankan. Intinya mah, tergantung konteks <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Soal logat, ada teori bahwa logat dalam bahasa asli bisa diganti dengan logat di bahasa sasaran. Misalnya, diubah menjadi logat Betawi, atau Madura, atau logat lain. Menyelipkan kata-kata asing sepertinya bukan pilihan yang tepat, soalnya ntar pembaca kita ngga ngerti apa yang dibicarakan. Pilihan terakhir, diterjemahkan apa adanya, tapi ditambahkan penggambaran, mis: dia berbicara dalam logat Skotlandia.</p>
<p>Mery sedang menerjemahkan apa?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Jadwal kerja oleh Mery</title>
		<link>http://femmys.wordpress.com/my-translations/schedule/#comment-196</link>
		<dc:creator>Mery</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Nov 2009 18:28:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://femmys.wordpress.com/schedule/#comment-196</guid>
		<description>Bolehkah saya meng-add mbak Femmy di facebook?  :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bolehkah saya meng-add mbak Femmy di facebook?  <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Cara menjadi penerjemah oleh Mery</title>
		<link>http://femmys.wordpress.com/my-translations/cara-menjadi-penerjemah/#comment-195</link>
		<dc:creator>Mery</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Nov 2009 18:23:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://femmys.wordpress.com/my-translations/cara-menjadi-penerjemah/#comment-195</guid>
		<description>Mbak Femmy, semoga g mengganggu. mo nanya lagi nih:

Misalnya kita nerjemahin novel yang kalimatnya panjang-panjang n penuh koma. Enaknya diterjemahin apa adanya sesuai gaya bahasa pengarang atau dipenggal-penggal? Dipenggal takutnya mengubah gaya pengarang. Dibiarin takutnya yang baca malah pusing. 

Satu lagi, kalau dalam novel ada logat daerah seperti Skotlandia (contoh: “Dinna fash yerself on tha‘ account, laddie. ’Twas only anither delay on my part, insisting he find ye a
bride.)
Bagaimana menerjemahkannya? Diterjemahkan ke bahasa Indonesia biasa, bahasa Indonesia tidak baku, atau diterjemahkan dengan menyelipkan kata-kata asing itu? *pusing*
Terima kasih sebelumnya...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mbak Femmy, semoga g mengganggu. mo nanya lagi nih:</p>
<p>Misalnya kita nerjemahin novel yang kalimatnya panjang-panjang n penuh koma. Enaknya diterjemahin apa adanya sesuai gaya bahasa pengarang atau dipenggal-penggal? Dipenggal takutnya mengubah gaya pengarang. Dibiarin takutnya yang baca malah pusing. </p>
<p>Satu lagi, kalau dalam novel ada logat daerah seperti Skotlandia (contoh: “Dinna fash yerself on tha‘ account, laddie. ’Twas only anither delay on my part, insisting he find ye a<br />
bride.)<br />
Bagaimana menerjemahkannya? Diterjemahkan ke bahasa Indonesia biasa, bahasa Indonesia tidak baku, atau diterjemahkan dengan menyelipkan kata-kata asing itu? *pusing*<br />
Terima kasih sebelumnya&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Tentangku oleh femmy</title>
		<link>http://femmys.wordpress.com/tentangku/#comment-193</link>
		<dc:creator>femmy</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Nov 2009 07:14:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://femmys.wordpress.com/about/#comment-193</guid>
		<description>wa&#039;alaikumsalam wr wb, tita. untuk menjadi penerjemah komik, caranya sama saja dengan cara yang saya uraikan di &lt;a href=&quot;http://femmys.wordpress.com/my-translations/cara-menjadi-penerjemah&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;artikel saya&lt;/a&gt;. Tujukan lamaran ke penerbit yang menerbitkan komik jepang, seperti misalnya Elex Media Komputindo. Hasil terjemahan bisa dikirimkan lewat email, sedangkan bahannya bisa dibicarakan dengan pihak penerbit, apakah dikirim lewat pos atau Tita membeli sendiri di Jepang. Selamat mencoba, ya...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>wa&#8217;alaikumsalam wr wb, tita. untuk menjadi penerjemah komik, caranya sama saja dengan cara yang saya uraikan di <a href="http://femmys.wordpress.com/my-translations/cara-menjadi-penerjemah" rel="nofollow">artikel saya</a>. Tujukan lamaran ke penerbit yang menerbitkan komik jepang, seperti misalnya Elex Media Komputindo. Hasil terjemahan bisa dikirimkan lewat email, sedangkan bahannya bisa dibicarakan dengan pihak penerbit, apakah dikirim lewat pos atau Tita membeli sendiri di Jepang. Selamat mencoba, ya&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Tentangku oleh tita rosarita</title>
		<link>http://femmys.wordpress.com/tentangku/#comment-192</link>
		<dc:creator>tita rosarita</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Nov 2009 04:32:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://femmys.wordpress.com/about/#comment-192</guid>
		<description>Assalamu&#039;alaikum wr.wb...salam kenal ya mba Femmy....saya senang membaca saran2 mba,saya  ingin menjadi penerjemah bebas utk komik jepang,karena sekarang saya berdomisili di jepang(8tahun) apakah ada peluang?bagaimana ya caranya??dulu saya kuliah di Unpad bagian sastra jepang S1 lalu saya meneruskan lg sekolah di jepang selama 2thn setengah,sekarang saya sdh berkeluarga.....sayang rasanya bila ilmu yg telah saya peroleh tidak dikembangkan.Sebelumnya terimakasih...klo mba tidak sibuk mohon dibalas ya.....Wasssalam...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum wr.wb&#8230;salam kenal ya mba Femmy&#8230;.saya senang membaca saran2 mba,saya  ingin menjadi penerjemah bebas utk komik jepang,karena sekarang saya berdomisili di jepang(8tahun) apakah ada peluang?bagaimana ya caranya??dulu saya kuliah di Unpad bagian sastra jepang S1 lalu saya meneruskan lg sekolah di jepang selama 2thn setengah,sekarang saya sdh berkeluarga&#8230;..sayang rasanya bila ilmu yg telah saya peroleh tidak dikembangkan.Sebelumnya terimakasih&#8230;klo mba tidak sibuk mohon dibalas ya&#8230;..Wasssalam&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Cara menjadi penerjemah oleh femmy</title>
		<link>http://femmys.wordpress.com/my-translations/cara-menjadi-penerjemah/#comment-191</link>
		<dc:creator>femmy</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Nov 2009 02:15:48 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://femmys.wordpress.com/my-translations/cara-menjadi-penerjemah/#comment-191</guid>
		<description>Untuk menjadi penerjemah, tidak wajib punya nilai TOEFL kok. Nilai TOEFL yang baik tidak menjamin orangnya bisa menjadi penerjemah yang baik. Nilai TOEFL hanya salah satu alat untuk melamar saja, tetapi seperti yang saya sebutkan, yang paling penting adalah hasil terjemahan itu sendiri.

Bidang studi yang dipelajari serta cara belajar menerjemahkan pun tidak penting. Saya sendiri lulusan teknik kimia, bukan sastra atau bahasa. Saya juga belajar menerjemahkan sendiri.

Kalau trips tertarik menerjemahkan novel fiksi, kirimkan hasil terjemahan kepada penerbit yang menerbitkan novel terjemahan. Banyak kan? Tinggal survei di toko buku.

Tenggat juga bervariasi, ada yang ketat, ada yang longgar. Coba tanyakan langsung ke penerbit yang bersangkutan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk menjadi penerjemah, tidak wajib punya nilai TOEFL kok. Nilai TOEFL yang baik tidak menjamin orangnya bisa menjadi penerjemah yang baik. Nilai TOEFL hanya salah satu alat untuk melamar saja, tetapi seperti yang saya sebutkan, yang paling penting adalah hasil terjemahan itu sendiri.</p>
<p>Bidang studi yang dipelajari serta cara belajar menerjemahkan pun tidak penting. Saya sendiri lulusan teknik kimia, bukan sastra atau bahasa. Saya juga belajar menerjemahkan sendiri.</p>
<p>Kalau trips tertarik menerjemahkan novel fiksi, kirimkan hasil terjemahan kepada penerbit yang menerbitkan novel terjemahan. Banyak kan? Tinggal survei di toko buku.</p>
<p>Tenggat juga bervariasi, ada yang ketat, ada yang longgar. Coba tanyakan langsung ke penerbit yang bersangkutan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Cara menjadi penerjemah oleh femmy</title>
		<link>http://femmys.wordpress.com/my-translations/cara-menjadi-penerjemah/#comment-190</link>
		<dc:creator>femmy</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Nov 2009 01:44:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://femmys.wordpress.com/my-translations/cara-menjadi-penerjemah/#comment-190</guid>
		<description>Tapi, bahasa yang sangat formal pun ada tantangannya sendiri, seperti misalnya novel-novel Jane Austen, atau &lt;i&gt;Jonathan Strange and Mr Norrell&lt;/i&gt; yang baru kuterjemahkan. Pusing deh.

Kalau kita melihat dari sudut lain, terjemahan non-novel pun ada tantangannya sendiri. Bahasanya mungkin lebih lugas, tapi biasanya yang paling sulit adalah menerjemahkan peristilahannya.

Jadi, kesimpulannya, semua jenis terjemahan ada tantangannya masing-masing. Tinggal kita harus pandai-pandai menilai kemampuan dan selera sendiri, lalu menentukan jenis terjemahan mana yang paling cocok dengan kita.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Tapi, bahasa yang sangat formal pun ada tantangannya sendiri, seperti misalnya novel-novel Jane Austen, atau <i>Jonathan Strange and Mr Norrell</i> yang baru kuterjemahkan. Pusing deh.</p>
<p>Kalau kita melihat dari sudut lain, terjemahan non-novel pun ada tantangannya sendiri. Bahasanya mungkin lebih lugas, tapi biasanya yang paling sulit adalah menerjemahkan peristilahannya.</p>
<p>Jadi, kesimpulannya, semua jenis terjemahan ada tantangannya masing-masing. Tinggal kita harus pandai-pandai menilai kemampuan dan selera sendiri, lalu menentukan jenis terjemahan mana yang paling cocok dengan kita.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Cara menjadi penerjemah oleh trips</title>
		<link>http://femmys.wordpress.com/my-translations/cara-menjadi-penerjemah/#comment-189</link>
		<dc:creator>trips</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Nov 2009 01:07:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://femmys.wordpress.com/my-translations/cara-menjadi-penerjemah/#comment-189</guid>
		<description>Halo, Mbak Femmy salam kenal

saya tertarik di bidang penerjemahan sejak saya masih kuliah (2003), dan saya sempat menerjemahkan novel fiksi bahasa inggris saat itu buat iseng aja. Tapi sekarang saya berkeinginan menjadikan bidang penerjemahan novel sebagai profesi. Tapi setelah melihat syarat2nya pake TOEFL segala kok jadi ragu2 ya, lagipula saya lulusan perikanan dan saya belajar menerjemahkan secara otodidak.

Yang ingin saya tanyakan, mengirimkan hasil terjemahan saya kepada penerbit apa ya? (saya tertarik di bidang penerjemahan novel fiksi) dan tenggat waktunya biasanya berapa lama? (dulu saya menerjemahkan satu novel memakan waktu 3-4 bulan)

Mohon sarannya, Terima kasih</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Halo, Mbak Femmy salam kenal</p>
<p>saya tertarik di bidang penerjemahan sejak saya masih kuliah (2003), dan saya sempat menerjemahkan novel fiksi bahasa inggris saat itu buat iseng aja. Tapi sekarang saya berkeinginan menjadikan bidang penerjemahan novel sebagai profesi. Tapi setelah melihat syarat2nya pake TOEFL segala kok jadi ragu2 ya, lagipula saya lulusan perikanan dan saya belajar menerjemahkan secara otodidak.</p>
<p>Yang ingin saya tanyakan, mengirimkan hasil terjemahan saya kepada penerbit apa ya? (saya tertarik di bidang penerjemahan novel fiksi) dan tenggat waktunya biasanya berapa lama? (dulu saya menerjemahkan satu novel memakan waktu 3-4 bulan)</p>
<p>Mohon sarannya, Terima kasih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Cara merintis karier sebagai penerjemah lepas (buku) oleh femmy</title>
		<link>http://femmys.wordpress.com/2007/10/30/cara-merintis-karier-sebagai-penerjemah-lepas-buku/#comment-188</link>
		<dc:creator>femmy</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Oct 2009 07:38:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://femmys.wordpress.com/2007/10/30/cara-merintis-karier-sebagai-penerjemah-lepas-buku/#comment-188</guid>
		<description>Wa&#039;alaikumsalam... Terima kasih juga sudah berkunjung ke blog ini. Semoga mimpinya segera terwujud, ya...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Wa&#8217;alaikumsalam&#8230; Terima kasih juga sudah berkunjung ke blog ini. Semoga mimpinya segera terwujud, ya&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
