<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar untuk Rak Buku Femmy</title>
	<atom:link href="http://femmys.wordpress.com/comments/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://femmys.wordpress.com</link>
	<description>Buku, buku, buku, dan lain-lain</description>
	<lastBuildDate>Sat, 07 Nov 2009 07:14:01 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Komentar di Tentangku oleh femmy</title>
		<link>http://femmys.wordpress.com/tentangku/#comment-193</link>
		<dc:creator>femmy</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Nov 2009 07:14:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://femmys.wordpress.com/about/#comment-193</guid>
		<description>wa&#039;alaikumsalam wr wb, tita. untuk menjadi penerjemah komik, caranya sama saja dengan cara yang saya uraikan di &lt;a href=&quot;http://femmys.wordpress.com/my-translations/cara-menjadi-penerjemah&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;artikel saya&lt;/a&gt;. Tujukan lamaran ke penerbit yang menerbitkan komik jepang, seperti misalnya Elex Media Komputindo. Hasil terjemahan bisa dikirimkan lewat email, sedangkan bahannya bisa dibicarakan dengan pihak penerbit, apakah dikirim lewat pos atau Tita membeli sendiri di Jepang. Selamat mencoba, ya...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>wa&#8217;alaikumsalam wr wb, tita. untuk menjadi penerjemah komik, caranya sama saja dengan cara yang saya uraikan di <a href="http://femmys.wordpress.com/my-translations/cara-menjadi-penerjemah" rel="nofollow">artikel saya</a>. Tujukan lamaran ke penerbit yang menerbitkan komik jepang, seperti misalnya Elex Media Komputindo. Hasil terjemahan bisa dikirimkan lewat email, sedangkan bahannya bisa dibicarakan dengan pihak penerbit, apakah dikirim lewat pos atau Tita membeli sendiri di Jepang. Selamat mencoba, ya&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Tentangku oleh tita rosarita</title>
		<link>http://femmys.wordpress.com/tentangku/#comment-192</link>
		<dc:creator>tita rosarita</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Nov 2009 04:32:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://femmys.wordpress.com/about/#comment-192</guid>
		<description>Assalamu&#039;alaikum wr.wb...salam kenal ya mba Femmy....saya senang membaca saran2 mba,saya  ingin menjadi penerjemah bebas utk komik jepang,karena sekarang saya berdomisili di jepang(8tahun) apakah ada peluang?bagaimana ya caranya??dulu saya kuliah di Unpad bagian sastra jepang S1 lalu saya meneruskan lg sekolah di jepang selama 2thn setengah,sekarang saya sdh berkeluarga.....sayang rasanya bila ilmu yg telah saya peroleh tidak dikembangkan.Sebelumnya terimakasih...klo mba tidak sibuk mohon dibalas ya.....Wasssalam...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum wr.wb&#8230;salam kenal ya mba Femmy&#8230;.saya senang membaca saran2 mba,saya  ingin menjadi penerjemah bebas utk komik jepang,karena sekarang saya berdomisili di jepang(8tahun) apakah ada peluang?bagaimana ya caranya??dulu saya kuliah di Unpad bagian sastra jepang S1 lalu saya meneruskan lg sekolah di jepang selama 2thn setengah,sekarang saya sdh berkeluarga&#8230;..sayang rasanya bila ilmu yg telah saya peroleh tidak dikembangkan.Sebelumnya terimakasih&#8230;klo mba tidak sibuk mohon dibalas ya&#8230;..Wasssalam&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Cara menjadi penerjemah oleh femmy</title>
		<link>http://femmys.wordpress.com/my-translations/cara-menjadi-penerjemah/#comment-191</link>
		<dc:creator>femmy</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Nov 2009 02:15:48 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://femmys.wordpress.com/my-translations/cara-menjadi-penerjemah/#comment-191</guid>
		<description>Untuk menjadi penerjemah, tidak wajib punya nilai TOEFL kok. Nilai TOEFL yang baik tidak menjamin orangnya bisa menjadi penerjemah yang baik. Nilai TOEFL hanya salah satu alat untuk melamar saja, tetapi seperti yang saya sebutkan, yang paling penting adalah hasil terjemahan itu sendiri.

Bidang studi yang dipelajari serta cara belajar menerjemahkan pun tidak penting. Saya sendiri lulusan teknik kimia, bukan sastra atau bahasa. Saya juga belajar menerjemahkan sendiri.

Kalau trips tertarik menerjemahkan novel fiksi, kirimkan hasil terjemahan kepada penerbit yang menerbitkan novel terjemahan. Banyak kan? Tinggal survei di toko buku.

Tenggat juga bervariasi, ada yang ketat, ada yang longgar. Coba tanyakan langsung ke penerbit yang bersangkutan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk menjadi penerjemah, tidak wajib punya nilai TOEFL kok. Nilai TOEFL yang baik tidak menjamin orangnya bisa menjadi penerjemah yang baik. Nilai TOEFL hanya salah satu alat untuk melamar saja, tetapi seperti yang saya sebutkan, yang paling penting adalah hasil terjemahan itu sendiri.</p>
<p>Bidang studi yang dipelajari serta cara belajar menerjemahkan pun tidak penting. Saya sendiri lulusan teknik kimia, bukan sastra atau bahasa. Saya juga belajar menerjemahkan sendiri.</p>
<p>Kalau trips tertarik menerjemahkan novel fiksi, kirimkan hasil terjemahan kepada penerbit yang menerbitkan novel terjemahan. Banyak kan? Tinggal survei di toko buku.</p>
<p>Tenggat juga bervariasi, ada yang ketat, ada yang longgar. Coba tanyakan langsung ke penerbit yang bersangkutan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Cara menjadi penerjemah oleh femmy</title>
		<link>http://femmys.wordpress.com/my-translations/cara-menjadi-penerjemah/#comment-190</link>
		<dc:creator>femmy</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Nov 2009 01:44:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://femmys.wordpress.com/my-translations/cara-menjadi-penerjemah/#comment-190</guid>
		<description>Tapi, bahasa yang sangat formal pun ada tantangannya sendiri, seperti misalnya novel-novel Jane Austen, atau &lt;i&gt;Jonathan Strange and Mr Norrell&lt;/i&gt; yang baru kuterjemahkan. Pusing deh.

Kalau kita melihat dari sudut lain, terjemahan non-novel pun ada tantangannya sendiri. Bahasanya mungkin lebih lugas, tapi biasanya yang paling sulit adalah menerjemahkan peristilahannya.

Jadi, kesimpulannya, semua jenis terjemahan ada tantangannya masing-masing. Tinggal kita harus pandai-pandai menilai kemampuan dan selera sendiri, lalu menentukan jenis terjemahan mana yang paling cocok dengan kita.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Tapi, bahasa yang sangat formal pun ada tantangannya sendiri, seperti misalnya novel-novel Jane Austen, atau <i>Jonathan Strange and Mr Norrell</i> yang baru kuterjemahkan. Pusing deh.</p>
<p>Kalau kita melihat dari sudut lain, terjemahan non-novel pun ada tantangannya sendiri. Bahasanya mungkin lebih lugas, tapi biasanya yang paling sulit adalah menerjemahkan peristilahannya.</p>
<p>Jadi, kesimpulannya, semua jenis terjemahan ada tantangannya masing-masing. Tinggal kita harus pandai-pandai menilai kemampuan dan selera sendiri, lalu menentukan jenis terjemahan mana yang paling cocok dengan kita.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Cara menjadi penerjemah oleh trips</title>
		<link>http://femmys.wordpress.com/my-translations/cara-menjadi-penerjemah/#comment-189</link>
		<dc:creator>trips</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Nov 2009 01:07:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://femmys.wordpress.com/my-translations/cara-menjadi-penerjemah/#comment-189</guid>
		<description>Halo, Mbak Femmy salam kenal

saya tertarik di bidang penerjemahan sejak saya masih kuliah (2003), dan saya sempat menerjemahkan novel fiksi bahasa inggris saat itu buat iseng aja. Tapi sekarang saya berkeinginan menjadikan bidang penerjemahan novel sebagai profesi. Tapi setelah melihat syarat2nya pake TOEFL segala kok jadi ragu2 ya, lagipula saya lulusan perikanan dan saya belajar menerjemahkan secara otodidak.

Yang ingin saya tanyakan, mengirimkan hasil terjemahan saya kepada penerbit apa ya? (saya tertarik di bidang penerjemahan novel fiksi) dan tenggat waktunya biasanya berapa lama? (dulu saya menerjemahkan satu novel memakan waktu 3-4 bulan)

Mohon sarannya, Terima kasih</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Halo, Mbak Femmy salam kenal</p>
<p>saya tertarik di bidang penerjemahan sejak saya masih kuliah (2003), dan saya sempat menerjemahkan novel fiksi bahasa inggris saat itu buat iseng aja. Tapi sekarang saya berkeinginan menjadikan bidang penerjemahan novel sebagai profesi. Tapi setelah melihat syarat2nya pake TOEFL segala kok jadi ragu2 ya, lagipula saya lulusan perikanan dan saya belajar menerjemahkan secara otodidak.</p>
<p>Yang ingin saya tanyakan, mengirimkan hasil terjemahan saya kepada penerbit apa ya? (saya tertarik di bidang penerjemahan novel fiksi) dan tenggat waktunya biasanya berapa lama? (dulu saya menerjemahkan satu novel memakan waktu 3-4 bulan)</p>
<p>Mohon sarannya, Terima kasih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Cara merintis karier sebagai penerjemah lepas (buku) oleh femmy</title>
		<link>http://femmys.wordpress.com/2007/10/30/cara-merintis-karier-sebagai-penerjemah-lepas-buku/#comment-188</link>
		<dc:creator>femmy</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Oct 2009 07:38:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://femmys.wordpress.com/2007/10/30/cara-merintis-karier-sebagai-penerjemah-lepas-buku/#comment-188</guid>
		<description>Wa&#039;alaikumsalam... Terima kasih juga sudah berkunjung ke blog ini. Semoga mimpinya segera terwujud, ya...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Wa&#8217;alaikumsalam&#8230; Terima kasih juga sudah berkunjung ke blog ini. Semoga mimpinya segera terwujud, ya&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Cara merintis karier sebagai penerjemah lepas (buku) oleh Yeni</title>
		<link>http://femmys.wordpress.com/2007/10/30/cara-merintis-karier-sebagai-penerjemah-lepas-buku/#comment-187</link>
		<dc:creator>Yeni</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Oct 2009 05:45:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://femmys.wordpress.com/2007/10/30/cara-merintis-karier-sebagai-penerjemah-lepas-buku/#comment-187</guid>
		<description>Asalamualaikum.......
makasih banyak mbak atas infonya. . . saya memang sudah lama bermimpi jadi penerjemah sejak masih di SMA. infonya bermanfaat sekali. thank banget ya mbak. slam kenal, Yeni.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Asalamualaikum&#8230;&#8230;.<br />
makasih banyak mbak atas infonya. . . saya memang sudah lama bermimpi jadi penerjemah sejak masih di SMA. infonya bermanfaat sekali. thank banget ya mbak. slam kenal, Yeni.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Cara menjadi penerjemah oleh Mery</title>
		<link>http://femmys.wordpress.com/my-translations/cara-menjadi-penerjemah/#comment-186</link>
		<dc:creator>Mery</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Oct 2009 11:34:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://femmys.wordpress.com/my-translations/cara-menjadi-penerjemah/#comment-186</guid>
		<description>Hmm... saya setuju mbak Femmy. saya sedang nyoba nerjemahin novel pop yang penuh dengan idiom (jadinya harus buka-buka kamus terus). gak kebayang deh gimana susahnya kalau harus nerjemahin novel lucu yang banyak pun-nya.  :-)

saya sebenarnya nggak menganggap poplit lebih gampang diterjemahkan daripada hi-lit (mohon maaf kalau di pesan sebelumnya saya terkesan meremehkan poplit). tapi saya lebih suka baca poplit, jadi menerjemahkannya pun terasa lebih menyenangkan daripada menerjemahkan hi-lit. (saya nyoba nerjemahin catcher in the rye dan hanya sanggup satu paragraf sebelum nyerah). :-D

kesimpulannya, semakin informal gaya bahasa novel (apalagi yang komedi), nerjemahinnya jadi semakin susah (g ada hubungannya hi-lit ato poplit.)

makasih mbak atas sarannya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hmm&#8230; saya setuju mbak Femmy. saya sedang nyoba nerjemahin novel pop yang penuh dengan idiom (jadinya harus buka-buka kamus terus). gak kebayang deh gimana susahnya kalau harus nerjemahin novel lucu yang banyak pun-nya.  <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>saya sebenarnya nggak menganggap poplit lebih gampang diterjemahkan daripada hi-lit (mohon maaf kalau di pesan sebelumnya saya terkesan meremehkan poplit). tapi saya lebih suka baca poplit, jadi menerjemahkannya pun terasa lebih menyenangkan daripada menerjemahkan hi-lit. (saya nyoba nerjemahin catcher in the rye dan hanya sanggup satu paragraf sebelum nyerah). <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>kesimpulannya, semakin informal gaya bahasa novel (apalagi yang komedi), nerjemahinnya jadi semakin susah (g ada hubungannya hi-lit ato poplit.)</p>
<p>makasih mbak atas sarannya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Cara menjadi penerjemah oleh femmy</title>
		<link>http://femmys.wordpress.com/my-translations/cara-menjadi-penerjemah/#comment-185</link>
		<dc:creator>femmy</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Oct 2009 05:28:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://femmys.wordpress.com/my-translations/cara-menjadi-penerjemah/#comment-185</guid>
		<description>Sejau ini sih belum buka :-p</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sejau ini sih belum buka :-p</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Cara menjadi penerjemah oleh femmy</title>
		<link>http://femmys.wordpress.com/my-translations/cara-menjadi-penerjemah/#comment-184</link>
		<dc:creator>femmy</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Oct 2009 05:28:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://femmys.wordpress.com/my-translations/cara-menjadi-penerjemah/#comment-184</guid>
		<description>Merry, menurut saya, terjemahkan saja genre yang disukai. Menerjemahkan pop lit belum tentu lebih mudah daripada menerjemahkan novel sastra lho. Pop lit tentunya harus diterjemahkan dengan bahasa yang luwes dan alami, apalagi yang banyak mengandung dialog. Selain itu, nuansa juga harus dipertahankan. Misalnya, kalau aslinya kocak, terjemahannya harus kocak juga.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Merry, menurut saya, terjemahkan saja genre yang disukai. Menerjemahkan pop lit belum tentu lebih mudah daripada menerjemahkan novel sastra lho. Pop lit tentunya harus diterjemahkan dengan bahasa yang luwes dan alami, apalagi yang banyak mengandung dialog. Selain itu, nuansa juga harus dipertahankan. Misalnya, kalau aslinya kocak, terjemahannya harus kocak juga.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
